Granit adalah bahan bangunan yang biasa digunakan untuk menutupi struktur lantai. Dibandingkan dengan material yang lain, granit mempunyai kelebihan-kelebihan di antaranya bersifat kuat, keras, dan kokoh, memiliki daya tahan dan ketangguhan yang tinggi, serta kilau permukaannya sangat baik. Tidak heran, rata-rata harga granit di pasar tergolong cukup mahal.

Selain dipasang di lantai, granit juga dapat diaplikasikan di dinding dan perabotan seperti meja dapur. Namun pada panduan kali ini, kita akan membahas tentang pemasangan granit di lantai bangunan. Pada dasarnya, langkah-langkah kerja yang harus dilakukan sama dengan pemasangan lantai keramik. Anda perlu membuat landasan berupa lantai semen yang memiliki permukaan rata terlebih dahulu, lalu pasang lantai granit di atasnya.

Langkah-langkah dalam pemasangan granit:
  1. Jika telah menentukan ukuran dan jumlah kebutuhan granit untuk lantai rumah, serta kebutuhan pasir dan semen sebagai perekatnya, langkah selanjutnya adalah mengukur dan menentukan ketinggian lantai granit.
  2. Jika kusen dan pintu rumah telah dipasang, maka kita akan menyesuaikan ketinggian lantai dengan patokan tinggi pintu bagian bawah. Ukur berapa ketinggian untuk menentukan titik dasar dan tandai dengan pensil pada bagian sudut tembok/dinding.
    Misalnya kita tentukan ketinggian 0,5 meter.
  3. Gunakan selang timbang untuk menentukan ketinggian yang sama pada setiap  sudut dinding, tandai dengan pensil.
  4. Gunakan paku atau besi behel panjang dan tancapkan pada setiap sudut, kemudian pasang benang dengan patokan 0,5 meter tadi dari bagian yang ditandai dengan pensil. Baca Juga : Mengapa fabrikasi struktur baja ?
  5. Menentukan garis tengah ruangan bagian depan dan bagi menjadi dua untuk menentukan sudut atau siku ruangan.
  6. Sebelum memasang lantai granit, sebaiknya buat dulu meja kerja yang telah di-cek ketinggiannya dengan waterpass atau selang timbang dan rata, sehingga akan memudahkan kita ketika akan memasang granit.
  7. Siapkan perekat yang terdiri dari adonan semen dan pasir dengan perbandingan 1:3. Adonan tidak boleh terlalu basah, agar tidak turun saat lantai kering, dan juga tidak boleh kering sehingga lantai akan kopong.
  8. Siapkan juga acian kental sebagai lem untuk dipoles dibagian bawah granit.
  9. Pasang granit dimulai dari tengah ruangan, dengan arah memanjang kemudian dilanjutkan baris berikutnya dengan arah pinggir deket tembok.
  10. Perbedaan dengan cara pasang keramik, pasang granit tidak perlu direndam air.
  11. Setelah selesai, bersihkan semua kotoran dan sisa adukan yang menempel pada granit. Biarkan selama beberapa hari kemudian di isi nat.
  12. Jika proses pemasangan granit telah selesai, lakukan pengepelan dan pembersihan sehingga akan menghasilkan lantai granit yang mengkilap.  Bila perlu gunakan cairan untuk memoles granit yang dapat diperoleh di toko material bangunan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *