Konstruksi Pabrik Feronikel Anta

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) masih menjalankan persiapan ekspansi jangka panjang. Emiten pelat merah ini bakal terus fokus pada salah satu proyek strategisnya, pembangunan pabrik feronikel Halmahera Timur (Haltim).

ANTM mulai mengerjakan proyek tersebut memasuki kuartal II tahun lalu. Pengerjaannya dilakukan dengan membentuk sebuah konsorsium. Selain ANTM, PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) dan Kawasaki Heavy Industries Ltd menjadi anggota konsorsium itu.

Proyek yang tengah dikerjakan ANTM merupakan pabrik dengan satu lini produksi feronikel. Kapasitas satu lini produksi itu sebesar 13.400 ton nikel dalam feronikel (TNi).

Pabrik Haltim ditargetkan rampung pada akhir tahun ini dan beroperasi mulai 2019 mendatang. Nilai investasi pabrik tersebut diperkirakan mencapai Rp 3,5 triliun.

ANTM mengandalkan kas internal sebagai salah satu sumber dana untuk membiayai proyek tersebut. Hingga akhir 2017, kas dan setara kas ANTM mencapai Rp 5,5 triliun. “Posisi keuangan kami masih cukup solid,” kata Aprilandi.

Baca Juga :  3 Bangunan Dengan Konstruksi Salah

Saat ini, kapasitas produksi feronikel ANTM sekitar 27.000 TNi. Sehingga, segera setelah pabrik itu beroperasi, kapasitas terpasang ANTM bakal melonjak 50% menjadi 40.500 TNi per tahun.

Feronikel menjadi komoditas utama kedua ANTM setelah emas. Dari segmen usaha ini, ANTM meraup Rp 3,22 triliun atau setara sekitar 25% dari penjualan bersih konsolidasi ANTM tahun lalu.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *