Perbedaan Struktur dan Konstruksi dalam Bangunan
Struktur adalah Susunan atau pengaturan bagian-bagian gedung yangmenerima beban atau konstruksi utama dari gedungtanpa memperhatikan apakah konstruksi tersebut terlihatatau tidak /tersembunyi.

Terdapat tiga bagian dari struktur bangunan antara lain :

  1. Struktur bawah (substruktur) adalah bagian-bagian bangunan yang terletak di bawah permukaan tanah. Struktur bawah ini meliputi pondasi dan sloof.
  2. Struktur tengah merupakan bagian-bagian bangunan yang terletak di atas permukaan tanah dan di bawah atap, serta layak ditinggali oleh manusia. Yang dimaksud struktur tengah di antaranya dinding, kolom, dan ring.
  3. Struktur atas (superstruktur) yaitu bagian-bagian bangunan yang terbentuk memanjang ke atas untuk menopang atap. Struktur atas bangunan antara lain rangka dan kuda-kuda.

    Berdasarkan material pembentuknya di bedakan :

            Struktur kayu

            Struktur baja

            Struktur beton,dll

    Baca Juga : Atap struktur Bangunan

Konstruksi adalah Susunan dan hubungan bahan bangunan sedemikianrupa sehingga penyusunan tersebut menjadi satukesatuan yang dapat menahan beban dan menjadi kuat. 

Konstruksi dalam pengertian bangunan dapat dikelompokkan menjadi empat macam, yakni :

  1. Konstruksi gedung yaitu konstruksi yang digunakan untuk mendukung kebutuhan hidup manusia. Konstruksi ini meliputi rumah, hotel, apartemen, kantor, rumah sakit, dan lain-lain.
  2. Konstruksi transportasi ialah konstruksi yang dibuat untuk memenuhi sarana dan prasarana transportasi. Contoh konstruksi ini yaitu jalan raya, jembatan, rel, terminal, pelabuhan, stasiun, bandara, dan sebagainya.
  3. Kontruksi air merupakan konstruksi yang dibangun dengan tujuan mengelola air di atas tanah. Yang termasuk konstruksi air misalnya bendungan, waduk, irigasi, drainase, parit, got, gorong-gorong, dan lain sebagainya.
  4. Konstruksi khusus adalah konstruksi bangunan yang didirikan untuk tujuan khusus. Sebagai contoh konstruksi menara pemancar gelombang radio, menara jaringan listrik, menara pemancar televisi, anjungan minyak lepas pantai, dan lain-lain.

Secara umum konstruksi bangunan harus memenuhi 5 syarat yaitu:

  1. Kuat dan awet, dalam arti tidak mudah rusak sehingga biaya pemeliharaan relatif menjadi murah.
  2. Fungsional, dalam arti bentuk, ukuran dan organisasi ruangan mememihi kebutuhan sesuai dengan fungsinya.
  3. Indah, dalam arti bentuknya enak dipandang mata.
  4. Hygienis, dalam arti sirkulasi udara dan cahayanya cukup sehingga penghuninya merasa nyaman dan sehat.
  5. Ekonomis, dalam arti tidak terdapat pemborosan sehingga pembiayaan menjadi relatif efisien dan efektif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *