Unsur Penting Dalam Arsitektur

Keberadaan unsur bangunan ini biasanya dihubungkan dengan sebuah bangunan atau struktur, baik bangunan suci maupun profan. Batu-batu yang merupakan komponen bangunan tersebut disusun dengan menggunakan sistem pengait antar batu, sehingga kuat dan tidak mudah lepas. Sistem pengait ini dapat berupa tonjolan/lekukan berbentuk persegi biasa, ataupun dengan tipe tertentu seperti yang terdapat pada candi-candi di Jawa tengah, yang mempunyai bentuk seperti ekor burung sriti.

  1. Unsur Keindahan/Estetika

    Unsur keindahan / estetika berdasarkan pada Kamus Besar Bahasa Indonesia merupakan sebuah keadaan yang enak dipandang, cantik, bagus benar, atau elok. Ada banyak definisi mengenai pengertian keindahan / estetika jika dirangkum dari berbagai sumber, namun secara garis besar estetika / keindahan merupakan sebuah keadaan yang enak dipandang mata, cantik, atau elok. Dalam arsitektur, unsur keindahan / estetika ini memiliki 2 prinsip di dalamnya yakni keindahan wujud dan keindahan ekspresi.Unsur keindahan dalam arsitektur ini sangatlah penting, sebab unsur yang satu ini sangat berperan terhadap perasaan nyaman bagi penghuni bangunan tersebut nantinya.

  2. Unsur Kekuatan

    Unsur kekuatan pada sebuah rancangan arsitektur lebih mengacu pada kekokohan bangunan yang akan dibangun nantinya. Menurut Firmes, kekokohan dalam arsitektur berhubungan erat dengan struktur bangunan itu sendiri dan bagaimana bangunan tersebut dapat berdiri nantinya yang di dalamnya berhubungan dengan kekuatan fisik struktural dan persepsi struktural. Kekokohan yang berhubungan dengan fisik struktural lebih mengarah pada perhitungan secara matematis akan gravitasi, gaya-gaya alam, momen, mekanika, kekuatan serta keawetan sebuah material yang akan digunakan. Sedangkan untuk persepsi struktural sendiri berhubungan dengan kesan yang diperlihatkan oleh bangunan (indra penglihatan)  dan juga kesan rasa aman (roboh dan faktor ekstern).

    Read More : Kelebihan dan Kekurangan Struktur Beton dan Baja

  3. Unsur Fungsi

    Seorang arsitektur ketika akan merancang sebuah rancangan bangunan juga harus memikirkan unsur lainnya yakni unsur fungsi bangunan yang akan dibangun, selain dari unsur keindahan dan juga kekuatan. Dalam arti yang sederhana, fungsi merupakan kegunaan, selain itu fungsi juga memiliki makna sebagai suatu cara untuk memenuhi keinginan. Menurut Geoffrey Broadbent, fungsi merupakan hal apa saja yang diekspresikan dan diiformasikan dalam arsitektur dengan 6 jenis fungsi di dalamnya yakni Environmental filterContainer activityCapital investmentSymbolic functionBehavior modifier, dan Aesthetic function. Sedangkan menurut Larry R. Ligo, fungsi merupakan tugas dan juga efek yang ditimbulkan arsitektur yang jenisnya ada 5 yakni structure functional, physical function, psychological function, social function, dan culture / existential function.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *